Puisi: Rindu yang terpendam


Langit yang hitam menjatuhkan jutaan pensil padaku, apa yang akan digambar di tubuhku, apakah rindu yang meluncur dari dingin matamu?

Telah kubisikkan namamu pada angin, semoga saja hujan mendengar dan lahir sungai abadi dari rintiknya, mengikis batu-batu dan seribu prasasti tercipta untukmu.

Nukilan
Muhammad Hassan Hazim bin Mohd Nazmi
12 Februari 2019

Comments

Popular posts from this blog

TRAVELOG : REZEKI

PERMULAAN LANGKAH

Puisi: Termenung